top of page

Perbedaan Garam Laut (Sea Salt), Garam Himalaya, dan Garam Dapur Beriodium

Sekarang ini pilihan garam di rak supermarket banyak banget! 

Ada garam dapur biasa yang halus, sea salt yang butirannya kasar, sampai garam pink Himalaya yang visualnya estetik parah.


Banyak yang bilang kalau garam laut atau garam pink itu jauh lebih sehat dibanding garam dapur biasa. 


Tapi, apakah benar begitu atau cuma karena tampilan mereka lebih fancy?


Daripada kebingungan dan cuma ikut-ikutan tren, yuk bedah singkat bedanya biar kamu

tau mana yang paling pas buat masakanmu!


1. Garam Dapur Beriodium 

Si paling OG dan selalu ada di setiap dapur rumah Indonesia.

  • Karakter: Halus, putih bersih, dan rasa asinnya paling pekat/tajam.

  • Kelebihan Utama:

    • Paling Murah & Ekonomis: Harganya sangat terjangkau dibanding jenis garam lainnya.

    • Sangat Mudah Ditemukan: Ada di toko kelontong, minimarket, hingga supermarket.

    • Nutrisi Penting: Diperkaya yodium untuk cegah gangguan tiroid, tenggorokan (gondok), dan menjaga metabolisme tubuh.

  • Paling cocok: Masakan harian, tumisan, sup, bumbu ungkep, & hidangan rumahan.


2. Sea Salt (Garam Laut) 

Garam alami hasil penguapan air laut yang diproses secara minimal tanpa banyak bahan tambahan.

  • Karakter: Kristal kasar, warna putih hingga agak keabu-abuan, dan rasa asinnya lebih light (gurih alami).

  • Kelebihan Utama:

    • Sensasi Tekstur: Memberikan efek crunchy renyah saat digigit.

    • Aroma Natural: Bebas dari rasa pahit sisa proses pemurnian kimiawi.

  • Kekurangan: Harganya sedikit lebih mahal dibanding garam dapur biasa & jarang diperkaya yodium.

  • Paling cocok: Finishing salt untuk steak, salad, seafood, hingga taburan di atas cookies cokelat.


3. Garam Himalaya 

Garam kristal berwarna soft pink alami yang ditambang langsung dari area Pegunungan Himalaya (Pakistan).

  • Karakter: Kristal besar berwarna merah muda alami, rasa asinnya paling lembut (smooth) dan gak bikin leher perih.

  • Kelebihan Utama:

    • Visual Estetik: Bikin tampilan hidangan langsung kelihatan fancy dan ala restoran bintang lima.

    • Kandungan Trace Mineral: Mengandung sedikit magnesium, kalium, dan kalsium alami.

  • Kekurangan: Harganya paling mahal di antara ketiganya dan tidak mengandung yodium tambahan.

  • Paling cocok: Plating, garnish, roasted veggies, dan makanan sehat/diet yang butuh sentuhan estetika.


💡 Quick Tips

  • ✅ Batasi maksimal 1 sdt (±5 gram) per hari.

  • ✅ Simpan di wadah kering & kedap udara.

  • ❌ Jangan konsumsi berlebihan hanya karena mengira garam pink lebih "aman".


Lengkapi stok Garam Dapur Beriodium, Sea Salt, hingga Garam Himalaya favoritmu hanya di Happy Harvest Supermarket!


Kalau kamu sendiri, paling sering sedia garam yang mana nih di rumah? 


 
 
 

Comments


CONSUMER COMPLAINTS

Please Contact 
0
878-3898-3889 via WhatsApp

OPENING HOURS

Everyday

08:00 - 22:00 WIB

GET IT FRESH

Thanks for submitting!

© 2024 by Happy Harvest.

  • TikTok
  • Instagram
  • Facebook
bottom of page