top of page

Jangan Asal Pakai! Mengenal Smoke Point Minyak Goreng dan Ciri-Ciri Minyak Sudah Tak Layak 

Sobat happiers pernah gak lagi goreng cepat gosong, minyak langsung berasap, atau dapur penuh bau sangit?


Bisa jadi bukan karena apinya kebesaran, tapi karena jenis minyaknya kurang pas!

Yuk, kenali dulu yang namanya smoke point biar masakan kamu makin maksimal!


Apa Itu Smoke Point? 

Batas suhu maksimal saat minyak mulai kepanasan dan berasap 

Efek kalau terlewati: Minyak cepat rusak, rasa makanan jadi pahit, dan nutrisinya hilang. 


Minyak Tahan Panas: Cocok Buat Deep Frying & Tumis Suhu Tinggi


Teknik deep frying butuh suhu tinggi (170–190°C). Pilih minyak tahan panas dengan smoke point tinggi ini:

Minyak Kelapa Sawit

  • Ramah di kantong dan buat gorengan super renyah

  • Kaya vitamin E & Beta-Karoten

Sunflower Seed Oil 

  • Rasa netral dan cocok buat deep frying, tumis, sampai baking

  • Kaya Vitamin E buat antioksidan


Minyak Suhu Sedang & Finishing: Pantang Buat Deep Frying 

Minyak jenis ini kaya nutrisi, tapi punya smoke point lebih rendah. Kalau dipakai deep frying, minyaknya bakal cepat gosong dan rusak:


Coconut Oil (Minyak Kelapa)

  • Smoke point sedang (±175°C)

  • Punya aroma gurih khas kelapa

  • Kaya MCT (lemak baik yang cepat jadi energi)

  • Cocok buat tumisan ringan, masakan Asia, atau pengganti mentega saat baking


Extra Virgin Olive Oil / EVOO (Minyak Zaitun Murni)

  • Smoke point rendah (±160–190°C)

  • Tinggi Antioksidan (Polifenol) & Lemak Tak Jenuh untuk jantung

  • Pantang buat deep frying!

  • Paling pas buat salad dressing, cocolan roti, atau siraman akhir (finishing) masakan


5 Ciri Minyak Jelantah Harus "Pensiun"

Pemanasan berulang bisa merusak struktur minyak dan berbahaya buat kesehatan. 

Stop pakai kalau sudah:

  1. Warna Gelap: Berubah dari kuning jernih jadi cokelat tua/hitam.

  2. Bau Tengik: Beraroma asam atau gosong sebelum kompor dinyalakan.

  3. Busa Melimpah: Mengeluarkan banyak busa saat dipanaskan.

  4. Tekstur Lengket: Makin pekat, kental, dan lengket.

  5. Makanan Cepat Gosong: Luar masakan langsung hitam padahal dalam belum matang.


Cara Aman Mengelola Minyak Jelantah

Jangan buang ke wastafel! 

Lemaknya bisa membeku, menyumbat saluran air, dan mencemari lingkungan.


  • Dinginkan minyak bekas sampai suhu ruang.

  • Saring sisa remahan makanan.

  • Masukkan ke dalam botol plastik bekas.

  • Setor ke bank sampah/pengolah limbah untuk didaur ulang jadi biodiesel atau sabun.


Pilih minyak yang tepat biar hasil masakan renyah, lezat, dan tetap sehat buat keluarga!


Yuk, stok berbagai pilihan minyak goreng berkualitas mulai dari sunflower oil, EVOO, sampai kebutuhan dapur lainnya cuma di Happy Harvest Supermarket!

 
 
 

Comments


CONSUMER COMPLAINTS

Please Contact 
0
878-3898-3889 via WhatsApp

OPENING HOURS

Everyday

08:00 - 22:00 WIB

GET IT FRESH

Thanks for submitting!

© 2024 by Happy Harvest.

  • TikTok
  • Instagram
  • Facebook
bottom of page